Bayangkan ekosistem AI yang tidak lagi dikuasai segelintir raksasa teknologi, namun benar-benar terbuka, aman, dan transparan. Kolaborasi antara Dfinity dan SingularityNET membuka jalan bagi era baru kecerdasan buatan yang terdesentralisasi, memadukan kekuatan blockchain dan AI untuk mendorong inovasi tanpa batas.
Dunia digital bergerak menuju titik di mana kecerdasan buatan tidak hanya lebih cerdas, tetapi juga mampu berkembang secara mandiri tanpa manipulasi. Itulah mengapa Dfinity Foundation — pengembang blockchain Internet Computer (ICP) — dan SingularityNET, platform AI berbasis blockchain, menggabungkan sumber daya dan keahlian mereka.
Lewat integrasi ini, pengembang blockchain yang ingin mengakses model bahasa besar (LLMs) akan lebih mudah melakukannya melalui jaringan ICP. Model-model AI ini, yang sebelumnya rentan terhadap manipulasi akibat sifatnya yang terpusat, kini dapat dijalankan sepenuhnya on-chain di dalam smart contract. Hasilnya adalah AI yang benar-benar open source, transparan, dan tahan gangguan.
Opini:
Dalam lanskap di mana AI masih sering dicurigai bias karena data pelatihan yang tidak transparan, langkah Dfinity dan SingularityNET sangat strategis. Mereka tidak hanya berusaha menyempurnakan teknologi, tetapi juga mendemokratisasi akses ke AI. Hilangnya kontrol tunggal dari korporasi raksasa atau institusi pemerintah akan menciptakan medan bermain yang lebih adil. Inilah cara meletakkan fondasi bagi kecerdasan umum buatan (AGI) yang benar-benar “untuk rakyat.”
Ben Goertzel, CEO SingularityNET, menekankan urgensi ini. Dengan AGI diprediksi melesat di masa depan, penting bahwa teknologi ini tidak terkonsentrasi di tangan segelintir elite. Sebaliknya, jaringan desentralisasi memastikan bahwa AI “tercerdas” akan menjadi milik bersama, bukan dikuasai kekuatan oligopoli digital.
Kedua perusahaan juga berencana menyinergikan program hibah mereka untuk mendorong partisipasi komunitas. Melalui sumber daya ini, pengembang dapat mewujudkan ide-ide inovatif dan mempercepat evolusi AI yang benar-benar terdistribusi. Dominic Williams, pendiri Dfinity Foundation, mengatakan bahwa semenjak diluncurkannya hibah senilai $5 juta pada Juli lalu, sudah terlihat kenaikan proyek AI di atas jaringan ICP.
Kolaborasi dengan SingularityNET akan memperkuat visi ini, mewujudkan AI tanpa batasan yang dapat beradaptasi, berkembang, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat global.
Kerja sama antara Dfinity dan SingularityNET menandai langkah maju yang signifikan di dunia digital. Integrasi blockchain dan AI ini bisa menjadi katalis lahirnya platform desentralisasi yang transparan, inovatif, dan merata. Masa depan AI ada di depan mata, dan dengan kolaborasi ini, kita semakin dekat dengan tatanan digital yang demokratis dan inklusif.