Jan 20
STARTUP

Drama Solana: Memecoin Trump Bikin Jaringan Ngadat, Investor Was-Was!

Debut Memecoin Trump: Sensasi yang Bikin Pusing
Pengguna Solana baru aja kena drama besar setelah peluncuran memecoin TRUMP (Donald Trump) dan MELANIA (Melania Trump) di jaringan mereka. Peluncuran ini sengaja dijadwalkan menjelang pelantikan resmi Presiden AS Donald Trump pada 20 Januari. Tapi, bukannya bikin heboh dengan keuntungan, malah bikin Solana keteteran.

Jaringan Solana Jadi Korban Popularitas?
Peluncuran token TRUMP (18 Januari) dan MELANIA (19 Januari) langsung bikin Solana overload. Menurut laporan, volume perdagangan yang tinggi bikin jaringan macet, bahkan penjelajah blockchain Solana sempat nggak ngasih update transaksi selama 30 menit hingga pukul 9:43 malam UTC.

Pengguna juga mengalami masalah serius saat bertransaksi di Solscan, dengan munculnya "500 Internal Server Errors." Lucunya, Solana bangga dengan uptime 100% selama 90 hari terakhir. Hmm... jadi, ini human error atau apa?

Distribusi Token yang Mencurigakan: Mainan Baru atau Bom Waktu?
Memecoin keluarga Trump nggak cuma bikin jaringan keteteran, tapi juga bikin investor melek. Situs web MELANIA mengklaim distribusi tokennya terbagi jadi: 35% buat tim, 20% untuk komunitas dan perbendaharaan, 15% publik, dan 10% buat likuiditas. Tapi, data Bubblemaps nunjukin fakta mengejutkan: 90% token malah ada di satu dompet! Fix, ini bikin tanda tanya besar.

Oh iya, domain “melaniameme.com” ternyata dimiliki oleh perusahaan MKT World, yang didirikan Melania Trump di 2021. Alamatnya? Sama kayak Trump International Golf Club. Kebetulan?

Kapitalisasi Pasar TRUMP Langsung Jeblok
Setelah MELANIA dirilis, token TRUMP malah anjlok $5 miliar dari kapitalisasi pasarnya cuma dalam 40 menit. Harga tokennya turun gila-gilaan dari $74,6 ke $45,9. Aduh, drama keluarga nih?

Kesimpulan:
Sambil nunggu Solana beresin masalahnya, investor harus ekstra hati-hati. Distribusi token yang nggak jelas dan drama jaringan kayak gini cuma bikin investasi makin berisiko. Ingat, nggak semua yang viral itu menguntungkan. Stay woke, guys!

Further articles