Ketika hack senilai $190 juta mengguncang dunia crypto pada Agustus 2022, Odysseas, seorang engineer di Nomad, terjaga dari kenyataan pahit keamanan blockchain yang rapuh. “Saya lihat sendiri bagaimana hack besar-besaran bisa menghancurkan rasa percaya pengguna dan developer. Banyak yang berhenti, bahkan meninggalkan dunia ini,” jelasnya.
Didukung investasi pre-seed senilai $4,5 juta dari sejumlah investor kelas atas seperti Figment Capital dan Nascent, Phylax Systems bertujuan memperkenalkan protokol baru yang lebih ampuh untuk keamanan, The Credible Layer. Protokol ini bukan sekadar lapisan tambahan; Phylax menyebutnya sebagai "jalan keluar" dari siklus patching yang seakan tak pernah selesai.
Odysseas menuturkan bahwa tim Phylax tengah sibuk membangun solusi proaktif yang berbeda dari pendekatan keamanan tradisional. “Alih-alih hanya mencoba memperbaiki masalah yang sudah terjadi, Credible Layer memungkinkan dApps membuat aturan keamanan preventif,” katanya. “Aturan ini nanti berfungsi seperti pengawas, memastikan setiap transaksi sesuai standar keamanan yang diinginkan sebelum masuk ke blockchain.”
Menurutnya, sistem ini juga menawarkan transparansi penuh. Pengguna bisa memeriksa langsung aturan keamanan setiap dApp dan memastikan validitasnya, semua tanpa mengorbankan desentralisasi. Dalam wawancara, Phylax menegaskan bahwa pendekatan ini tidak menambah sentralisasi tetapi justru melengkapi ekosistem yang sudah ada.
Namun, perjalanan menuju adopsi tak selalu mulus. Hack besar lainnya—seperti yang dialami Radiant baru-baru ini senilai $53 juta—membuktikan bahwa pasar masih perlu waktu untuk benar-benar mempercayai keamanan blockchain. “Bahkan regulator pun sekarang memerhatikan, dan ini bukan lagi sekadar masalah privasi. Ini soal kelangsungan ekosistem crypto itu sendiri,” jelas Odysseas.
Dengan misi untuk membawa crypto lebih aman dan lebih dekat dengan adopsi massal, Phylax tidak hanya menghadirkan teknologi. Mereka memperkenalkan cara baru untuk menjaga keamanan dan menjawab tantangan terbesar industri ini: keamanan sebagai prioritas utama, bukan sekadar solusi tempelan.